Tidak Boleh Sujud Seperti Unta Itu Bagaimana?

Soal inbox:
Ust katanya ketika kita turun hendak sujud tidak boleh turun seperti unta, maksudnya bagaimana?

Jawab:
Iya memang, namun ana pribadi memahaminya larangan itu bukan mana dulu yg harus di kedepankan apakah lutut dulu atau tangan dulu,. Karena hal itu tergantung kemampuan seseorang. Apabila masih “jagjag” (kuat) maka sebaiknya lutut dulu karena turun seperti itu sesuai posisi struktur tulang, bagian yg terbawah secara otomatis turun duluan yaitu lutut kemudian tangan kemudian kepala, ini urutan yg indah. sebaliknya apabila hendak berdiri tentu anggota tubuh yg atas dulu dimulai, kepala kemudian tangan kemudian lutut. Ini rangkaian yg indah dan praktek seperti inilah yg dilakukan oleh umar r.a sesuai contoh rasul saw.

Adapun mendahulukan tangan tidak mengapa apabila badan sudah terasa berat, lutut terasa lemah pada saat hendak turun tangan didahulukan biasanya lebih bisa membantu tubuh tidak terasa berat dan sujud dengan nyaman. apabila tidak didahulukan tangan dulu biasanya kaki karena tidak kuat menahan maka akan terjadi jatuh yang cukup keras pada kedua lututnya. DAN INILAH YANG DILARANG menyerupai turunnya Unta itu.

Adapun redaksi hadits tentang larangan tidak boleh seperti unta riwayatnya:

فلا يبرك كما يبرك البعير

“Dan janganlah turun (ketika hendak sujud) seperti turun nya unta”

Hadits ini menyuruh memang kita jangan meniru unta ketika unta turun. Yaitu unta ketika turun pada kedua kakinya yang depan bersamaan maka turun nya cepat sekali sehingga lututnya menghentak tanah, dan inilah yg dilarang. silahkan klik disini untuk melihat turunnya unta apabila kaki bersamaan turun.

Larangan ini sesuai dgn perintah hadits yg lain agar kita shalat dgn tuma’ninah (tenang) jangan “gurunggusuh” sehingga ketika turun dengan cepat suara lantai jamaah bergemuruh menimbulkan bising suara yg gaduh apalagi apabila ada dilantai atas. Inilah yg dilarang.

Mungkin saudara bertanya apa unta turun lutut dulu? Khan yg turun duluan kaki depannya? Yang didepan itu khan tangan? Nah itulah yg dilarang?

Jawaban ini agar tidak terlalu panjang silahkan saudara fahami hadits hadits yg telah ana tulis post khusus kajian Takhrij Hadits tentang ini berikut pendapat ahli lughoh dimana lutut unta itu ada di kedua kaki depan bukan di kaki belakang. atau klik disini untuk langsung masuk pada kajian Hadits

Wallahu A’lam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *